NPM : 210104190050
Nama : Tasya Chandra Mustika
Semester : 1
Kelas : B
Mata Kuliah : Dasar Penulisan Multimedia
Nama : Tasya Chandra Mustika
Semester : 1
Kelas : B
Mata Kuliah : Dasar Penulisan Multimedia
POLEMIK GARUDA INDONESIA, ARI AKSHARA SEBAGAI PIMPINANNYA
Dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau yang akrab disebut Ari Akshara dipecat oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada Kamis, 5 Desember 2019 karena menyelundupkan motor gede Harley Davidson dari Amsterdam menuju Indonesia, skandal penyelundupan motor gede tersebut menjadi perbincangan hangat saat ini, sebelumnya managemen PT Garuda Indonesia Persero menjelaskan bahwa pemilik suku cadang motor gede Harley Davison dan Sepeda Brompton yang ilegal masuk menggunakan pesawat Airbus A330-900 Neo adalah milik 2 karyawan yang ikut melakukan serah terima pesawat tersebut.
Kasus tersebut menjadi sangat rumit dan berbuntut panjang, sejumlah pihak yang bekerja di PT Garuda Indonesia buka suara soal keburukan yang dilakukan oleh pemimpinnya yaitu Ari Akshara, setelah skandal Harley Davidson dan sepeda Brompton akhirnya terkuak skandal – skandal lain yang menimpa mantan Ketua Direksi Garuda tersebut, banyak sekali diskriminasi dan keganjalan – keganjalan yang terjadi pada perusahaan Pelat Merah saat dipimpin oleh Ari Akshara. Salah seorang Pramugari Garuda Indonesia yang juga tergabung dalam Serikat Pekerja Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) mengungkapkan tindakan diskriminasi yang dilakukan oleh Direksinya tersebut, dalam acara Indonesia Lawyears Club (ILC) dengan tema “ Ketika Garuda ‘Diserempet’ Moge” pada Selasa (10/12) Malam.
"Saya mendapatkan diskriminasi dengan dibloknya email perusahaan oleh direksi," ujar Josephine, saat menghadiri acara ILC. Ia juga mengaku akan dipindahkan ke Base Makassar yang membuat ia akan kesulitan untuk berorganisasi.
Seorang pemilik akun twitter anonym pun membeberkan kisah para pramugari Garuda Indonesia, akun tersebut membeberkan adanya ‘Wanita Simpanan’ Direksi Ari Akshara yang membeberkan public. Menanggapi hal tersebut pramugari Garuda Jaqualine yang tergabung kedalam IKAGI membenarkan adanya ‘Wanita Simpanan’. Seperti yang ditulis di akun Twitter Anonim bahwa inisial dari ‘Wanita Simpanan adalah PR, menurut Jacualine perlakuan PR kerap merugikan awak kabin lainnya dan bertingkah laku yang semena – mena. Hal itu dia sampaikan saat menjadi Narasumber pada acara INews yang dilansir dari Youtube nya, Senin, 19 Desember 2019.
"Pernah mbak ini pengalaman ya, bukan terjadi pada saya, jadi ketika kami sedang rapat pengurus IKAGI, tiba-tiba mas Zaenal bilang dua hari ia ditugaskan ke Jepang dengan 'oknum' tersebut," tuturnya. Jaquline pun menceritakan jika oknum ‘Wanita Simpana’ Ari pernah bermasalah, yaitu dengan menghilagkan schedule penerbangan. Benar saja ketua IKAGI Zaenal Muttaqin pernah dihapus Schedule terbang hanya karena masalah perasaan pribadi yang jelas ini melanggar peraturan perusahaan.
Sebelumnya pun Direksi Garuda ini pernah terlibat dalam masalah laporan keuangan pada 2018 lalu, dengan modus menggelembungkan pendapatan atas kerja sama dengan PT Mahata Aero Teknologi (MAT) bernilai US$ 239,94 juta atau setara Rp 3,41 triliun (kurs Rp 14.200/US$). Namun, OJK menghukum Garuda pada saat itu dan menyuruh membuat restatement atau pernyataan ulang untuk kasus tersebut.
Mungkin dengan kasus ini terungkap dan dengan dipecatnya Direksi Garuda Indonesia Ari Akshara yang membawa permasalahan demi permasalahan muncul dapat menjadi awal kebangkitan PT Garuda Indonesia.

Komentar
Posting Komentar